Menjadikan Menulis sebagai Passion

 Pelatihan BelajarMenulis                                     Pertemuan 1 gelombang 21&22

Senin, 04 Oktober 2021
Narasumber : Dra.Sri Sugiastuti, M.Pd
Moderator : Maesaroh, M.Pd







    Narasumber bunda Sri mengawali pemaparannya dengan mengamukakan menulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial karena kemampuan menulis dipandang sebagai indikator intelektual dan kematangan berpikir.
    Dalam kegiatan menulis terdapat beberapa kendala dan  hambatan :
- Saya ingin menulis tetapi saya merasa tidak punya
 bakat menulis 
- Tidak memiliki waktu, sebagai ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah tentu harus mengatur waktu untuk mengerjakan  antara pekerjaan rumah dengan pekerjaan sehingga tidak ada waktu untuk meulis.
- Tidak memiliki ide yang akan ditungkan kedalam tulisan
- Tidak mau dikritik karena tidak percaya diri dengan tulisannya sendiri
Tidak suka menulis karena menganggap menukis itu susah terutama dlam mencari ide
   Selanjutnya menurut bunda Sri untuk mengatasi kendala dan hambatan diatas, bila ingin menulis dimulai dengan kata "mengapa" sehingga dari jawaban-jawaban tersebut muncul ide-ide dan alasan-alasan untuk menulis. Alasan untuk menulis terdiri dari, mengapa kita harus menulis, bagaimana cara kita menulis, dan kapan kita mulai menulis. Selain ada alasan juga ada motivasi untuk mau menulis.
    Langkah-langkah menjadi penulis yang baik yaitu :
- Read : untuk menjadi penulis yang baik kita harus banyak membaca, dari membaca kita banyak mendapatkan ide untuk menulis.
- Discuss : mendiaketikan bahan bacaan dengan orang lain akan muncul ide dan gagasan
- look & feel : mendapatkan ide dan gagasan  dari apa yang kita lihat dan baca
- Sosialize : dapat menyerap kisah dari orang lain sebagai ide
    Ada beberapa hal yang harus disiapkan dalam menulis  begitu kata bunda Sri yaitu ;
1. Menggali dan menemukan gagasan ide :dengan melakukan kegiatan pengamatan kejadian atau peristiwa akan muncul gagasan ida atau dengan imajinasi dan kajian pustaka, yang lebih efektifnya melalui brainstorming
2. Menentukan tujuan. genre dan segmen pembaca, setelah menentukan ide penulis perlu menentukan tujuan menulis
3. Menentukan topik, dalam menentukan topik penulis menetapkan untuk apa menulis, genre apa yangakan ditulis dan target pembaca.
4.Membuat outline, yaitu membuat kerangka tulisan yang menggambarkan materi yang akan ditulis.
5. Penulis wajib membaca banyak buku sebagai acuan yang akan memunculkan gagasan ide yang akan ditulis.
    Selain itu juga penulis harus tekun dan sabar dalam  proses menulis. fokus dalam menulis akan memperlancar menuangkan ide dan gagasan.
    Tahapan setelah kita menyelesaikan naskah kasar dari buku yang sedang kita tulis adalah
- Editing, melakukan membaca ulanguntuk menyempurnakan draf
- Revising, mengubah, melengkapi dan mengevaluasi kembali naskah untuk menihilkan kesalahan tulisan
- Publising melakukan pengiriman naskah,percetakan, promosi dan distribusi 
   Demikian resume pertemuan kali ini ditutup dengan kata motivasi " terus belajar menulis dan berdoa"



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN