MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH
Resume ke : 4
Gelombang
: 21
Hari/ Tanggal
: Senin, 11 Oktober 2021
Narasumber
: Noralia
Purwa Yunita, M.Pd
Moderator
: Rosminiyati
Ibu Rosminiyati adalah moderator
pada pertemuan ke empat di kegiatan Belajar Menulis, pertemuan kali ini dibuka
oleh moderator dengan menyapa para peserta dan mengawali dengan berdoa sesuai
dengan agama dan keyakinan masing –masing. Sebelum
menyapa narasumber, ibu Rosminiyati sebagai moderator memperkenalkan
diri sambil memberikan motivasi agar belajar menulis malam ini dan seterusnya
lebih bersemangat, moderator juga memberi beberapa pesan untuk peserta belajar
menulis yaitu :
1. Peserta mengikuti kegiatan belajar menulis dengan ikhtiar yang maksimal
2. Dengan mengikuti kegiataan belajar menulis dapatmembentuk pribadiyang lebih berguna
3. Ketika peserta masuk pada kegiatan belajar menulis maka gelar sebagai bloger dan writer langsung melekat pada diri peserta
4. Membuat resume dengan sepenuh hati dan selengkap-lengkapnya dengan menggunakan kalimat sendiri, sehingga bermanfaat enjadi bahan rujukan belajar dan memudahkan dalam mengikatnya menjadi buku solo
5. Segera praktikan ilmu dari narasumber dalam menulis resume ataupun tulisan lainnya agar perbaikan dalam menulis langsung dirasakan
Demikian beberapa pesan dari moderator ibu Rosminiyati yang bisa menjadi motivasi bagi para peserta untuk dapat menulis dengan sepenuh hati dan menghasilkan tulisan yang hebat.
Selanjutnya moderator mempersilahkan narasumber memyampaikam materinya. Pertemuan kali ini materi diisi oleh narasumber ibu Noralia. Nora begitu panggilan dari narasumber kali ini , dalam meyampaikan materi ibu Nora membagikan pengalamannya sebagai penulis diawali pengalamannnya menulis dengan bergabung pada kegiatan belajar menulis gelombang 8, ada salah satu pemateri yang membuka pemikiran bunda yang berasal dari kota Semarang ini yaitu materi yang disampaikan oleh ibu Hati bahwa bisa menerbitkan buku dari karya ilmiah,sehingga ibu Nora mempraktekan untuk mengubah tesis dan best practice menjadi buku, Terinspirasi setelah mengikuti channel youtobe Prof Indrajid kemudiian best practice dibuat menjadi buku.
Kemudain ibu Nora memberikan kiat proses menulis buku dari karya ilmiah:
- Yang Pertama yaitu mengubah judul, judul karya ilmiah versi buku hanya fokus pada objek penelitian saja, dengan menghilangkan materi, subjek,dan tempat penelitian. Objek/fokus penelitian tesis terletak pada pengembangan/pembuatan modul, jadi ketika diubah menjadi judul buku sesuaikan dengan fokus penelitian itu, tinggal menambah kata seperti KIAT,JURUS,STRATEGI, cara sukses atau lainnya agar menjadi judul populer.
- Berikutnya yang nomor dua adalah ubah daftar isi seperti contohnya pada KTI merupakan landasan teori berisi :
2.1. hasil belajar
2.2. media pembelajaran
2.3. modul
2.4. metode pembelajaran
2.5. pembelajaran berbasis riset
Ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu
Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku
Bab 2 TEORI BELAJAR
2.1. belajar
2.2. permasalahan dalam pembelajaran
2.3. hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Sub bab 2.2 media pembelajaran diubah menjadi bab 3 buku
Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN
3.1. pengertian media
3.2. jenis media
3.3. manfaat media
Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku
Bab 4 MENGENAI MODUL
4.1. pengertian modul
4.2. karakteristik modul
4.3. sistematika modul
4.4. kelebihan modul
Lakukan hal tersebut hingga sub bab pada karya ilmiah selesai dibahas menjadi bab baru pada buku, jadi perbanyak penjelasan teori dari bab 2 karya ilmiah dan juga hilangkan rumus statistika yang biasanya ada di bab 3 karya ilmiah.
- Berikutnya yang ketiga ubah sedikit isi karya ilmiah dengancara menghilangkan kata "penelitian,laporan PTK,laporan skripsi dan yang lainnya yang biasa ada pada karya ilmiah, dan untuk menampilkan grafik jangan terlalu banyak, yang ditampilkan hanya grafik yang penting saja, untuk grafik yang lain yang tidak ditampilkan diubah dalam bentuk kalimat.
Selanjutnya menurut ibu Nora secara kebahasaan dan penyajian karya ilmiah versi buku susunan dan gaya tulisan terserah penulis sesuai dengan pengalaman dan bahan bacaan.
Untuk daftar pustaka boleh menggunakan blog namunsitus blog resmi seperti Kemendikbud.go.id, hindari menggunakan daftar pustaka berupa blog pribadi dengan domain blogspot, wordpress dan lainnya. berikan juga ulasan mengenai kelemahan penelitian yang anda lakukan agar pembaca yakin bahwa anda benar-benar telah melakukan penelitian tersebut.
- Berikutnya yang ke empat yaitu karya ilmiah versi buku minimal 70 halamn format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf dan margin disesuaikan dengan aturan penerbit, untuk isi dari karya ilmiah versi buku tidak melulu harus menampilkan data hasil.
Menurut ibu Nora sebelum mengkonversi karya ilmiah tentukan fokus/topik yang akan dibahas secara detail dalam buku dan isi buku jangan sampai sama persis dengan isi dari karya ilmiah dengan menggunakan parafrase .
Demikian resume materi dari narasumber pada pertemuan kali ini, akhir kata ditutup dengan kata motivasi " menyimpan kisah dalam bentuk tulisan akan melahirkan sebuah cerita yang indah"
1. Peserta mengikuti kegiatan belajar menulis dengan ikhtiar yang maksimal
2. Dengan mengikuti kegiataan belajar menulis dapatmembentuk pribadiyang lebih berguna
3. Ketika peserta masuk pada kegiatan belajar menulis maka gelar sebagai bloger dan writer langsung melekat pada diri peserta
4. Membuat resume dengan sepenuh hati dan selengkap-lengkapnya dengan menggunakan kalimat sendiri, sehingga bermanfaat enjadi bahan rujukan belajar dan memudahkan dalam mengikatnya menjadi buku solo
5. Segera praktikan ilmu dari narasumber dalam menulis resume ataupun tulisan lainnya agar perbaikan dalam menulis langsung dirasakan
Demikian beberapa pesan dari moderator ibu Rosminiyati yang bisa menjadi motivasi bagi para peserta untuk dapat menulis dengan sepenuh hati dan menghasilkan tulisan yang hebat.
Selanjutnya moderator mempersilahkan narasumber memyampaikam materinya. Pertemuan kali ini materi diisi oleh narasumber ibu Noralia. Nora begitu panggilan dari narasumber kali ini , dalam meyampaikan materi ibu Nora membagikan pengalamannya sebagai penulis diawali pengalamannnya menulis dengan bergabung pada kegiatan belajar menulis gelombang 8, ada salah satu pemateri yang membuka pemikiran bunda yang berasal dari kota Semarang ini yaitu materi yang disampaikan oleh ibu Hati bahwa bisa menerbitkan buku dari karya ilmiah,sehingga ibu Nora mempraktekan untuk mengubah tesis dan best practice menjadi buku, Terinspirasi setelah mengikuti channel youtobe Prof Indrajid kemudiian best practice dibuat menjadi buku.
Kemudain ibu Nora memberikan kiat proses menulis buku dari karya ilmiah:
- Yang Pertama yaitu mengubah judul, judul karya ilmiah versi buku hanya fokus pada objek penelitian saja, dengan menghilangkan materi, subjek,dan tempat penelitian. Objek/fokus penelitian tesis terletak pada pengembangan/pembuatan modul, jadi ketika diubah menjadi judul buku sesuaikan dengan fokus penelitian itu, tinggal menambah kata seperti KIAT,JURUS,STRATEGI, cara sukses atau lainnya agar menjadi judul populer.
- Berikutnya yang nomor dua adalah ubah daftar isi seperti contohnya pada KTI merupakan landasan teori berisi :
2.1. hasil belajar
2.2. media pembelajaran
2.3. modul
2.4. metode pembelajaran
2.5. pembelajaran berbasis riset
Ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu
Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku
Bab 2 TEORI BELAJAR
2.1. belajar
2.2. permasalahan dalam pembelajaran
2.3. hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Sub bab 2.2 media pembelajaran diubah menjadi bab 3 buku
Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN
3.1. pengertian media
3.2. jenis media
3.3. manfaat media
Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku
Bab 4 MENGENAI MODUL
4.1. pengertian modul
4.2. karakteristik modul
4.3. sistematika modul
4.4. kelebihan modul
Lakukan hal tersebut hingga sub bab pada karya ilmiah selesai dibahas menjadi bab baru pada buku, jadi perbanyak penjelasan teori dari bab 2 karya ilmiah dan juga hilangkan rumus statistika yang biasanya ada di bab 3 karya ilmiah.
- Berikutnya yang ketiga ubah sedikit isi karya ilmiah dengancara menghilangkan kata "penelitian,laporan PTK,laporan skripsi dan yang lainnya yang biasa ada pada karya ilmiah, dan untuk menampilkan grafik jangan terlalu banyak, yang ditampilkan hanya grafik yang penting saja, untuk grafik yang lain yang tidak ditampilkan diubah dalam bentuk kalimat.
Selanjutnya menurut ibu Nora secara kebahasaan dan penyajian karya ilmiah versi buku susunan dan gaya tulisan terserah penulis sesuai dengan pengalaman dan bahan bacaan.
Untuk daftar pustaka boleh menggunakan blog namunsitus blog resmi seperti Kemendikbud.go.id, hindari menggunakan daftar pustaka berupa blog pribadi dengan domain blogspot, wordpress dan lainnya. berikan juga ulasan mengenai kelemahan penelitian yang anda lakukan agar pembaca yakin bahwa anda benar-benar telah melakukan penelitian tersebut.
- Berikutnya yang ke empat yaitu karya ilmiah versi buku minimal 70 halamn format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf dan margin disesuaikan dengan aturan penerbit, untuk isi dari karya ilmiah versi buku tidak melulu harus menampilkan data hasil.
Menurut ibu Nora sebelum mengkonversi karya ilmiah tentukan fokus/topik yang akan dibahas secara detail dalam buku dan isi buku jangan sampai sama persis dengan isi dari karya ilmiah dengan menggunakan parafrase .
Demikian resume materi dari narasumber pada pertemuan kali ini, akhir kata ditutup dengan kata motivasi " menyimpan kisah dalam bentuk tulisan akan melahirkan sebuah cerita yang indah"
Komentar
Posting Komentar